BRC – Toba Samosir

Brotherhood & Safety Riding is Our Priority

Cerita di akhir tahun

Posted by Bambang Irwanto pada 28 Desember 2011

Sebuah cerita di tanggal 28 Desember 2011.
Ari sianak SAM melaju dengan santai memasuki kota balige dengan tujuan Doloksanggul.
Memasuki kota balige, dia telah terpantau oleh bro christian brc#021.
Sampai dibundaran kota balige, sianak medan ini bertanya kepada satlantas tobasa yang bertugas pengamanan operasi lilin dibundaran tersebut.
Tanpa disadarinya, bro christian sudah menempel terus dibelakangnya.
Lepas dari lantas, langsung saja bro christian dari brc menangkap sianak medan ini dan membawanya kebengkel wak man.
Maka cerita selanjutnya sudah bisa ditebak. Berbagai alasan yang dikeluarkan ketika sianak medan ini ingin ditahan.
Sampai berita ini diturunkan, dibengkel masih ada bro suko dari yvcts, bro once, bro dhany, bro andika, sist lilis, bro ibank, bro christian, masing-masing dari BRC dan tentunya sianak medan itu sendiri.

Posted in Berita | Leave a Comment »

Servis Pasca Turing, Kembalikan Kesegaran Mesin

Posted by Bambang Irwanto pada 27 Desember 2011

Pasca turing motor kembali fit

Pasca turing, biasanya kondisi tunggangan turun kemampuannya. Sebab kerja mesin lebih lama dari biasa, memungkinkan ada sebagian dari komponen alami gangguan. Jika diacuhkan bisa aja mogok di jalan.

Untuk menghindarinya, Tommy Bramantya kepala instruktur semua cabang HMTC (Hartomo Mechanical Training Centre) kasih saran. Katanya cek wajib dilakukan sebelum memasuki aktifitas rutin harian. “Bisa dilakukan sendiri di rumah atau bengkel. Seperti cek sistem pasokan bahan bakar, pelumas juga transmisi,” imbuh Tommy dari Jl. Raya Tole Inskandar, No. 9A, Depok.

Pertama, buka busi untuk melihat hasil bunga api. Untuk memastikannya, tempelkan kepala busi di blok mesin, lalu selah berkali-kali. Sekalian juga ukur kerenggangan busi sesuai petunjuk buku panduan masing-masing motor.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Tips | 1 Comment »

Razia Knalpot Berisik Perlu alat Ukur Suara!

Posted by Bambang Irwanto pada 11 Desember 2011

Knalpot racing masih jadi persoalan pengendara di jalan. Walaupun Undang Undang belum tegas mengaturnya, pihak kepolisian terus melancarkan razia  knalpot. Kok bisa?

Seperti Operasi Simpatik yang digelar petugas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta. Mereka melakukan operasi ketertiban dan kelengkapan surat-surat kendaraan. Termasuk persoalan knalpot bersuara bising ini.

“Kami secara rutin mengadakan operasi simpatik seperti ini. Tujuan kami agar masyarakat merasa nyaman, aman, lancar dan tertib berkendara di kota Yogyakarta ini. Apalagi Jogja sebagai Kota Budaya, Kota Pariwisata dan Kota Pelajar. Sehingga hal itu sangat dibutuhkan masyarakat pada khususnya dan wisatawan pada umumnya. Selain soal surat-surat yang kami tertibkan, juga soal kelengkapan kendaraan bermotor itu sendiri. Termasuk soal knalpot,” kata Kompol Bambang Sukmo Wibowo, SIK., M. Hum Satlantas Polresta Yogyakarta.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Berita | Leave a Comment »

Appel Akbar Masyarakat Tertib Lalu Lintas

Posted by Bambang Irwanto pada 11 Desember 2011

Appel Akbar Masyarakat Tertib Lalu Lintas

Posted in Berita | Leave a Comment »

Testimoni Kecelakaan, Pertolongan Pertama Menentukan!

Posted by Bambang Irwanto pada 11 Desember 2011

Beberapa waktu lalu MOTOR Plus membahas pentingnya penanganan awal korban kecelakaan. Kali ini, kami mendapatkan pencerahan langsung dari korban kecelakaan yang kebetulan seorang dokter spesialis bedah paru dan pembuluh darah rumah sakit Persahabatan, Jakarta Timur, Dokter Susan Hendrini. Bu dokter hampir mengalami salah pertolongan pertama yang bisa berakibat fatal untuk dirinya.

Pada 21 Mei 2011 lalu, dokter yang belum pernah dibonceng motor ini, terpaksa harus dibonceng karena ada pasien yang harus segera mendapat pertolongan. Tetapi di perjalanan, motor yang diboncenginya ditabrak dari belakang. “Hampir tidak terlihat luka dari luar. Saya hanya merasakan punggung terasa sangat nyeri,” lanjut dokter ramah ini.

Masyarakat sekitar yang membantu korban awalnya buru-buru menolong dengan memindahkan korban ke tempat aman. “Mereka langsung pegang tangan dan kaki saya untuk diangkat ke pinggir jalan. Tapi saya stop, karena saya merasakan sakit di punggung. Lalu saya minta mereka ikuti instruksi saya untuk mengangkat. Saya minta dicarikan papan untuk menyangga punggung. Karena tidak ada, saya minta 6 orang atau lebih, dengan tangan menyangga tulang belakang untuk menjaga tulang belakang tetap lurus lalu mengangkat ke tempat aman,” tambah istri Kapten Inf. Syahril, SE ini.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Safety Riding | Leave a Comment »