BRC – Toba Samosir

Brotherhood & Safety Riding is Our Priority

Archive for the ‘Tips’ Category

Servis Pasca Turing, Kembalikan Kesegaran Mesin

Posted by Bambang Irwanto pada 27 Desember 2011

Pasca turing motor kembali fit

Pasca turing, biasanya kondisi tunggangan turun kemampuannya. Sebab kerja mesin lebih lama dari biasa, memungkinkan ada sebagian dari komponen alami gangguan. Jika diacuhkan bisa aja mogok di jalan.

Untuk menghindarinya, Tommy Bramantya kepala instruktur semua cabang HMTC (Hartomo Mechanical Training Centre) kasih saran. Katanya cek wajib dilakukan sebelum memasuki aktifitas rutin harian. “Bisa dilakukan sendiri di rumah atau bengkel. Seperti cek sistem pasokan bahan bakar, pelumas juga transmisi,” imbuh Tommy dari Jl. Raya Tole Inskandar, No. 9A, Depok.

Pertama, buka busi untuk melihat hasil bunga api. Untuk memastikannya, tempelkan kepala busi di blok mesin, lalu selah berkali-kali. Sekalian juga ukur kerenggangan busi sesuai petunjuk buku panduan masing-masing motor.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Tips | 1 Comment »

Deteksi Kampas Rem Teromol Habis

Posted by Bambang Irwanto pada 11 Desember 2011

Untuk mengetahui kampas rem teromol habis, bisa dirasakan saat pedal diinjak. Jadi, semakin dalam pedal rem diinjak tandanya kondisi kampas rem sudah menipis. Kondisi paling parah bisa dirasakan bila tuas rem diinjak sampai mentok baru ada reaksi pengereman.

Selain dirasakan saat melakukan pengereman, detaksi rem teromol yang sudah habis bisa melihat indikator penunjuk kondisi rem yang ada ditutup teromol. “Posisi indikator rem belakang ini biasanya  berdekatan dengan as tuas rem belakang,” timpal Arif Mutaqin dari bengkel Rift Tech di Utan Kayu, Jakarta Timur.

Bila indikator keausan rem yang letaknya di tutup teromol itu panahnya ke arah kiri dan tuas rem belakang makin ke tarik, tandanya kampas rem sudah tergerus.

“Paling tidak saat senggang atau mencuci motor, pengendara rutin ngecek indikator keausan rem tersebut,” saran Arif. (motorplus-online.com)

Posted in Tips | Leave a Comment »

Deteksi Kampas Rem Cakram Habis, Ketahui Tanda-Tandanya

Posted by Bambang Irwanto pada 11 Desember 2011

Mendeteksi kampas rem cakram abis, ada beberapa hal yang bisa dilakukan sendiri oleh pemilik motor.  Mulai cara yang paling mudah tanpa harus bongkar teromol atau kaliper terlebih dahulu. Sampai mengamati bagian brake pad yang sudah tidak layak pakai.

Misalnya mulai dari mengenali bunyi-bunyi aneh yang terdengar saat tuas rem ditekan. Bila berdecit terus-menerus selama tuas rem ditekan atau diinjak, dipastikan kampas rem sudah mulai menipis dan harus diganti.

Memang sih gejala ini bisa terjadi pada rem disc atau pun teromol yang kampasnya sudah menipis. Bunyi ini selain karena kondisi kampas yang sudah mengeras lantaran umur pamakaian, bisa juga disebabkan kampas habis.

Bila kampas habis, tinggal besi dudukan kampas yang bergesekan dengan permukaan cakram. Kalau ini sudah terjadi, segeralah ganti kampas rem yang orisinal agar umur pakai cakram lebih panjang.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Tips | Leave a Comment »

Salah Perawatan Bikin Rantai Cepat Aus!

Posted by Bambang Irwanto pada 11 Desember 2011

Kesalahan perawatan kerap dilakukan pengendara terhadap rantai motornya. Ini menjadi penyebab utama penggunaan rantai terutama bawaan pabrik cepat aus.

Willianto Husada, Deputy Director PT Indomobil Bhupala, distributor Indoparts mengakui. “Untuk rantai bawaan pabrik yang sudah menerapkan teknologi O-ring tidak perlu lagi diberikan pelumas tambahan. Sebab, di rantainya sendiri sudah mengandung pelumas khusus,” jelasnya.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Tips | Leave a Comment »

Tips Isi Bensin

Posted by Bambang Irwanto pada 16 Mei 2011

  • SAAT MENGISI BENSIN, JANGAN MENGATUR BUKAAN NOZZLE jadi FAST MODE *

    ini mostly karena di sana Kita ngisi bensin sendiri alias self-service. Tapi bisa Kita coba di sini ngasi tau ke tukang ngisinya supaya setting ke slow mode (bisa nggak ya?). The trigger punya 3 level: low, medium, high. Di slow mode, Kita memasukkan bensin secara perlahan, Dan akibatnya adalah meminimalisasi terciptanya vapor (uap) dari bensin tsb. Semua selang di pom bensin punya vapor return (artinya kira2: jalan kembali bagi uap bensin). Kalau Kita setting ke FAST mode, maka sebagian dari bensin (yang berbentuk cair) akan berubah menjadi vapor (uap) Dan akan tersedot balik ke tangki penyimpanan, jadinya bensin yang masuk ke Mobil/motor Kita lebih sedikit dari yang tertera di meteran. Trus kalo di SLOW mode nggak sempet berubah menjadi uap? Mungkin gitu. Atau paling nggak lebih lambat berubah jadi uap. Mungkin lho. Baca entri selengkapnya »

Posted in Berita, Klub dan komunitas, Tips | Leave a Comment »